Jumat, 24 Mei 2013

...BERGETAR HATI MEMBACA INI... 

Suatu hari, anak seorang lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari
pintu ke pintu menemukan bahwa kantongnya hanya tersisa beberapa
sen uangnya, dan dia sangat lapar. 

Anak lelaki tersebut memutuskan
untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi, anak itu kehilangan keberanian saat seorang
wanita muda membuka pintu rumah.

Anak itu tidak jadi meminta makanan, dia hanya berani meminta segelas air. Wanita muda tersebut melihat dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut
pastilah lapar.

Oleh karena itu, dia
membawakan segelas susu.

Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat.

Kemudian, dia bertanya, “ Berapa aku harus membayar untuk segelas susu
ini?”

Wanita itu menjawab, “Kamu tidak perlu bayar apa pun. Ibu kami
mengajarkan tidak menerima bayaran
untuk kebaikan,” kata wanita itu menambahkan.

Kemudian, anak lelaki itu menghabiskan susunya dan berkata,
“Dari dalam hatiku, aku sangat
berterima kasih kepada Anda.” Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat
kritis.

Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup menanganinya. Akhirnya, mereka mengirimnya ke
kota besar tempat dokter spesialis
yang mampu menangani penyakit
langkanya tersebut.

Dr. kahlil jibran dipanggil untuk
melakukan pemeriksaan.

Saat dia mendengar kota asal si wanita
tersebut, terbersit seberkas pancaran
aneh pada mata Dr.kahlil jibran Dia segera
bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit menuju kamar si wanita tersebut.

Dengan berpakaian jubah kedokteran,
dia menemui si wanitaitu. Dia langsung
mengenali wanita itu pada sekali
pandang. Kemudian, dia kembali ke
ruang konsultasi dan memutuskan
untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu.
Mulai hari itu, dia selalu memberikan
perhatian khusus pada kasus wanita
tersebut.

Setelah melalui perjuangan yang
panjang, akhirnya diperoleh
kemenangan.. Wanita itu sembuh!
Kemudian , Dr. Kahlil jibran meminta bagian
keuangan rumah sakit untuk
mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan wanita itu kepadanya... Dr.kahlil jibran melihatnya dan menuliskan
sesuatu pada pojok atas lembar
tagihan, lalu mengirimkannya ke
kamar pasien.

Wanita itu takut untuk membuka
tagihan tersebut. Dia sangat yakin
bahwa dia tak akan mampu membayar
tagihan tersebut, walaupun harus
dicicil seumur hidupnya.

Akhirnya, dia memberanikan diri untuk
membaca tagihan tersebut. Ada
sesuatu yang menarik perhatiannya
pada pojok atas lembar tagihan
tersebut. Dia membaca tulisan yang
berbunyi... “Telah dibayar lunas dengan segelas
susu!”
Tertanda,
Dr.Kahlil Jibran

Air mata kebahagiaan membanjiri mata
wanita itu. Dia berdoa, “Ya Allah, terima
kasih… bahwa cinta-Mu telah
memenuhi seluruh bumi melalui hati
dan tangan manusia.” Terkadang, Sedekah dan Kebaikan
dimasa lalu dapat menyelesaikan
masalah kita di masa yang akan
datang.

Kamis, 23 Mei 2013

KISAH NYATA.................................
hidup kadang kala senang,namun kadangkala juga ada kesedihan,ini kisah nyata...
30 tahun yang lalu...ada seorang perjaka,sebut saja namanya HUSIN,dia dilahirkan didalam keluarga pensiunan polri,tapi sangat agamis,itu dikarenakan  ayahnya masih keturunan dari seorang ulama didaerahnya,ketika pensiun ayahnya menjadi guru ngaji,husin saat itu dididik dengan pendidikan layaknya militer,maklumlah ayahnya pensiunan polisi.setiap hari jika makan husin ada waktu tertentu,bahkan dia dilarang makan sendirian,harus bersama2,jadi ayah husen sebenarnya ingin menerapkan disipliner,bukan itu saja,dia kalau belajar mulai pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 09.00 wib,itu berlangsung setiap hari,......
suatu ketika husin beranjak dewasa...sekitar umur 9 tahun dia ditinggal oleh ibunda tercinta,singkat cerita 2 tahun kemudian ayahandanya menyusul ibunya,....husin saat itu masih SMP kelas satu,diapun kumpul bersama neneknya,namun 7 tahun kemudian neneknya menyusul ayah ibunya....tak aral lagi husin diasuh oleh kakak perempuannya,Nah.....sejak saat itu husin keluar SMA.husin jadi pengangguran,..Suatu hari husin diajak temannya untuk mengajar  di madrasah ibtidaiyah,atau setingkat SD,dari sinilah si husin mengais rejeki untuk dirinya sendiri,dia tidak ingin merepotkan kakaknya,namun si husin kecanduan rokok,dia sering kekurangan kalau mengandalkan honornya,setiap dia tidak punya uang untuk beli rokok,dia mencari puntung rokok disepanjang jalan,begitupun setiap harinya dia kalau lapar baru pulang kerumah kakaknya,tidurpun dia diluar rumah,yaitu tidur bersama teman2nya dilanggar.kalaupun dia tidak makan dirumah kakaknya,dia makan ditetangganya,temannya,atau familinya,intinya dia sering makan diluar,kehidupannya tidak terurus,namun dia tetap honor di madrasah ibtidaiyah, ...........
    Suatu ketika kakaknya ingin menjodohkan dia dengan seorang gadis tetangganya,kakaknya tidak memberi tahunya,sampai2 husin tidak dikasih tahu kalo dia mau dinikahkan,
   Singkat cerita si husin jadi pengantin,dia menangis karena dirinya tidak punya pekerjaan,maka dari itu dia mencari lowongan disurat kabar,dan alhmdulillah dia diterma di CV.interindo bagian pemasaran,setelah dia melaksanakan akad nikah,esoknya dia pamit sama mertuanya untuk keluar kota memenuhi panggilan perusahaan,namun husin hanya bertahan 3 bulan,karena dia tidak cocok dengan pekerjaan itu,semenjak dia berhenti dari pekerjaannya dia tidak bekerja,dia hanya diam dikamarnya,dia malu keluar karena tidak bisa menafkahi istrinya,1 tahun dia hanya jadi pengangguran,suatu saat dia diajak oleh tetangganya untuk bekerja sebagai nelayan,diapun kegirangan karena masih ada orang yang perduli dengannya,sejak saat itu dia rajin bekerja dan tidak malu untuk keluar rumah,istri husin saat itu hamil muda,mungkin karena rejeki bayinya husin sering dapat ikan banyak,sampai2 tingkepan biayanya semua ditanggung husin,namun husin ada kekurangannya yaitu dia tidak tahu berenang,namun dia tidak ada kekawatiran sedikitpun.
   Singkat cerita husin sudah punya momongan bayi perempuan,dia sangat bahagia sekali karena dipikirannya  ada seseorang nantinya jika dia meninggal ada yang mengingatnya,yaitu anaknya....5 tahun kemudian si husin ingin melanjutkan kuliah PGSD didaerahnya,diapun berembuk dengan istrinya,sang istripun mengijinkan,...
kuliahnya masuk pukul 01.00 jadi dia masih bisa bekerja sebagai nelayan,setiap harinya husin kalau sudah pulang dari laut pukul 12.00,dia langsung berangkat kekampusnya,begitulah setiap harinya sampai dia diwisuda,
    Namun malang nasib si husin,ternyata kampusnya tidak diakui oleh DINAS PENDIDIKAN alias ILEGAL,jadi husin pasrah akan hidupnya,
   Suatu ketika kakanya yang saat itu menjabat Kepala sekolah di SMP dikota lain,mengajak husin untuk honor disekolanya,namun husin menolak,karena saat itu penghasilan husin lumayan dari hasil melautnya,
namun kakanya mengancam jika dia tidak mau jangan lagi menganggap kakanya sebagai saudaranya,karena husin dibujuk sama istrinya husin mau honor ditempat kakaknya,husin hanya masuk 3 hari dalam seminggu,
berbekal ijasah SMA,husin honor menjadi staf administrasi di sekolah kakaknya,.....
   karena kesabarannya,......4 tahun kemudian si husin diangkat menjadi PNS tepatnya ditahun 2010,diapun mengikuti PRAJAB bersama rekan2 sejawa timur;kini husin menikmati arti hidup ini,Sungguh keluhnya kehidupan tiada yang tahu,tak ada yang tahu perjalanan hidup ini,tak ada yang bisa meluruskan,membengkokkan,semuanya ada yang mengatur jalannya roda kehidupan,nikmatilah hidup ini,karena ada makna yang tersembunyi dibalik perjalanan hidup kita,
  Perjalanan hidup husin adalah pelajaran buat kita,takkan mungkin jalan itu lurus,pasti ada tikungannya,ada jalan rusaknya,bahkan kadangkala jalan itu mulus,namun akan ketemu dengan jalan yang rusak,semua itu pasti,karena kalo kita membaca alam ini,kita bisa memaknai arti jalan raya,lurus,ada tikungan,ada hambatan,seperti jalannya hidup kita,...maka dari itu jalani kehidupan ini dengan hati2,harus melihat rambu2,yaitu rambu2 kehidupan,.....terima kasih